8 Makanan Ini Paling Sering Picu Alergi

8 Makanan Ini Paling Sering Picu AlergiSetiap individu memiliki sistem kekebalan tubuh yang berbeda-beda, misalnya respon terhadapat makan yang masuk. Ada juga yang memiliki sistem imun yang tidak normal, dan hal tersebut bisa dikatakan sebagai penyakit. Salah satu penyakit yang berkaitan dengan sistem kekebalan tubuh adalah alergi makanan.

Alergi makanan sendiri merupakan reaksi alergi yang terjadi akibat sistem kekebalan tubuh kita keliru merespons protein yang berasal dari makanan dan menganggapnya sebagai suatu ancaman. Dan yang memicu reaksi alergi didalam tubuh penderita satu diantaranya yang paling umum dialami adalah ikan. Berdasarkan kandungan gizi makanan yang dapat memicu reaksi alergi adalah makanan yang memiliki potein tinggi.

Menurut dr Indra G Mansur, DHES, SpAnd, ILS, dari Klinik Imunologi & Kesehatan Reproduksi Sayyidah Pondok Kelapa, makanan yang paling sering memicu reaksi alergi ada 3 golongan besar, yaitu protein, lemak, dan karbohidrat. Biasanya yang paling banyak adalah telur, udang, ikan, protein hewani khususnya dari laut. Dan berikut adalah 8 makanan yang paling sering memicu alergi:

  • Susu sapi

Alergi susu sapi paling umum terjadi pada anak-anak, alergi susu mempengaruhi 2-3 persen dari bayi di negara maju. 90 persen dari anak-anak ini biasanya akan sembuh dari alergi pada saat mencapai usia 4 tahun.

  • Telur

Sesuatu yang harus diperhatikan jika Anda atau anak Anda memiliki alergi telur adalah waspada pada beberapa vaksin, termasuk vaksin flu, karena mengandung protein telur yang dapat memicu reaksi alergi yang serius pada individu.

  • Ikan

Alergi makanan laut seperti ikan dan kerang adalah penyebab paling umum dari alergi makanan. Makanan laut dapat menjadi alergen yang kuat pada beberapa orang, bahkan menyebabkan reaksi yang mengancam jiwa. Alergi makanan laut biasanya akan berlangsung seumur hidup.

  • Kerang (custacea dan moluska)

Seperti ikan, alergi kerang sangat umum terutama di kalangan orang dewasa. Menariknya, orang cenderung alergi crustacea (misalnya kepiting, lobster, dan udang) atau moluska (misalnya cumi-cumi, kerang, remis, tiram dan kerang) hanya 14 persen dari penderita alergi makanan laut yang alergi terhadap keduanya.

  • Kacang tanah

Protein kacang sangat mahir memprovokasi sistem kekebalan tubuh menjadi serangan mematikan pada tubuh dan memang alergi kacang merupakan penyebab utama kematian terkait makanan. Namun, kematian ini masih cukup langka.

  • Kacang pohon

Alergi kacang pohon lebih banyak terjadi pada anak-anak ketimbang dewasa. Kacang pohon mencakup sebagian besar jenis kacang yang sering dimakan, antara lain almond, walnut, kacang mede, kacang Brazil, kemiri, kacang macadamia, dan lain-lain.

  • Gandum

Alergi gandum cukup umum pada orang dewasa, setidaknya sekitar seperempat dari semua alergi makanan. Banyak anak juga mengalami alergi gandum. Ada masalah terkait yang disebut penyakit celiac, di mana sistem kekebalan tubuh menyerang usus kecil setiap kali protein gluten (pada gandum) tertelan.

  • Kedelai

Alergi kedelai lebih sering terjadi pada anak-anak. Anak yang mengalami alergi kedelai biasanya dimulai ketika minum susu formula yang banyak mengandung protein kedelai. Meski kebanyakan anak akan sembuh dari alergi kedelai saat usia 3 tahun, tapi alergi kedelai bisa bertahan hingga dewasa. Banyak makanan yang mengandung kedelai seperti kecap, tempe, tahu, roti atau tepung kedelai.

Ingat, setiap penderita memiliki makanan tertentu yang dapat memicu alergi, namun 8 point diatas adalah makanan yang paling sering menjadi pemicu alergi. Untuk mengurangi reaksi alergi serta mencegahnya, dapat dilakukan dengan obat herbal, adalah OPC Plus yang merupakan obat herbal berbentuk tablet yang mampu mengurangi alergi serta mencegahnya. Obat herbal ini terbuat dari ekstrak biji anggur, aman dan halal untuk dikonsumsi. Segera pesan sekarang juga, dengan cara klik Cara Pemesanan OPC Plus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *